Wagub Tinjau Pabrik Gula Terbesar di Indonesia Timur

Wagub Tinjau Pabrik Gula Terbesar di Indonesia Timur

Category : Berita

Sumber : http://tamboranews.com

Wagub Tinjau Pabrik Gula Terbesar di Indonesia Timur

KUNKER: Wakil Gubernur NTB HM Amin SH didamping Bupati dan Walikota se Pulau Sumbawa meninjau mesin Pabrik Gula di Desa Doro Peti.
KUNKER: Wakil Gubernur NTB HM Amin SH didamping Bupati dan Walikota se Pulau Sumbawa meninjau mesin Pabrik Gula di Desa Doro Peti.

DOMPU-Wakil Gubernur NTB HM Amin SH meninjau pabrik gula di Desa Doro Peti, Kecamatan Pekat, Sabtu (5/3) lalu. Kunjungan Wagub ini ingin memastikan sejauh mana pembangunan dan progres pabrik gula selama tiga tahun beroperasi.

Kedatangan orang nomor dua di NTB ini didampingi oleh Bupati dan Walikota se Pulau Sumbawa bersama rombongan. Berlayar dari Labuan Badas ke  pelabuhan Calabai, Wagub bersama rombongan menaiki Kapal Karang Pirang 981 RI TNI AL dibawah komando Mayor Laut (P) Martha Novalianto.

Kedatangan Wagub disambut meriah Pemda Dompu yang dipimpin langsung Wakil Bupati Arifuddin SH dan seluruh jajaran Pemda serta muspika  Kecamatan Pekat. Ribuan masyarakat terlihat tumpah ruah di area pelabuhan menyambut kedatangan Wakil Gubernur.

Kunjungan dalam rangka meninjau persiapan Festival Kawasan Teluk Saleh Moyo dan Tambora (Samota), Wagub mengawali perjalanan di acara peresmian Pasar Tradisional Calabai. Kemudian, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Pos I Doro Ncanga. Lokasi itu rencannya akan dijadikan kawasan utama kegiatan festival Samota, HUT Dompu pada April mendatang. Dilokasi yang sama, Wagub meninjau pusat pemboran air, pengadaan pemerintah sebagai penunjang area pelepasan ternak.

Dalam kesempatan itu Bupati Dompu Drs H Bambang M Yasin menjelaskan, program pemboran air masih dalam tahap awal. Rencananya, air tersebut akan disebarkan di wilayah tersebut melalui sistem perpipaan.

“Kemungkinan pipa tidak kita tanam, karena ketika tanah basah dan lembab pipa bisa rusak diinjak ternak. Tetapi, pipa rencananya digantung dari pohon ke pohon. Setelah itu, pipa kita bocorkan di tiap-tiap lokasi berkumpulnya ternak,” jelas H Bambang di depan Wakil Gubernur.

Selanjutnya Wagub dan rombongan menuju lokasi pabrik gula PT SMS di Desa Doropeti. Kariawan dan petugas setempat menyambut rombongan dengan meriah.

Didepan Wagub, Direktur Pabrik Gula  Ismail Garda yang didampingi juru bicaranya menyampaikan, saat ini Pabrik sudah beroperasi selama tiga tahun. Dua tahun sebelumnya, lokasi ini masih padang safana.

“Proses pembangunan saat ini sudah mencapai 92 persen. Kami targetkan April mendatang pembangunan pabrik rampung,” terangnya di depan para undangan.

Dia merencanakan, selain wilayah gunung Tambora, progres pabrik gula kedepan akan mencakup tebu se pulau Sumbawa. Target tersebut tidak lain, hanya untuk membangun pulau Sumbawa yang lebih maju.

“Kami mengaharapkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Khususnya pemerintar daerah se pulau Sumbawa. Karena tanpa dukungan, pabrik ini tidak  mudah berkembang,” harap pria asal Arab Afrika ini.

Diakui, keberadaan pabrik gula sekarang sudah masuk dalam projek Nasional. Pihaknya akan terus bekerja keras hingga menjadi projek Internasional. “Kami akan berusaha memberikan kesejahteraan pada masyarakat dompu, umumnya negara Indonesia,” janjinya.

Dia mengaku, sejauh ini program perusahaan sudah cukup berkontribusi ditengah masyarakat Dompu, khusunya masyarakat Kecamatan Pekat. Mulai dari bantuan sosial, kandang monumen ternak, hingga perekrutan tenaga kerja.

“Kami juga tetap memberikan kesejahteraan pada pateni ternak. Begitu pula dari sistem perekrutan karyawan sekarang ini. Dari 42 karyawan, 30 diantaranya merupakan anak-anak dari Dompu,” terang Ismail.

Selain itu kata dia, terkait lahan penggarapan, kini sudah mencapai 5.965 Ha. Dengan jumlah partisipasi petani dari penduduk lokal sebanyak, 2.733 orang.

“Lahan terbesar berada di Desa Soritatanga, dengan luas lebih kurang 3 ribu lebih hektar,” jelasnya.

Sementara Wakil Gubernur NTB HM Amin SH mengatakan, pesona tambora menyapa dunia maupun festival Samota merupakan moment yang sangat strategis. Peluang itu bisa menjadi ajang promosi kekayaan daerah, khususnya pabrik gula.

“Moment ini harus benar-benar dipersiapkan secara matang. Insya Allah April mendatang Wapres akan meresmikan pabrik gula ini,” cetusnya.

Dia mengatakan, perkembangan pabrik harus memiliki target pencapaian, agar tetap berjalan optimal. Misalnya, dari target 15 Ha bisa ditingkatkan menjadi 20 Ha. Itu perlu digenjot, guna mengantisipasi tidak terjadi masuknya bahan baku inpor. “Ini perlu jadi perhatian bersama,” jelas M Amin.

Ditengah sambutannya, Wagub mengaharapkan perusahaan tetap berjalan konsisten. Ramah lingkungan, agar tidak terjadi gejolak dimasyarakat. Begitu pula dengan tenaga kerja yang diharapkan juga harus terdidik dengan baik.\

Begitu pula lanjut M Amin, produk-produk lokal harus bisa diserap oleh perusahaan. Sehingga ekonomi daerah bergerak cepat dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Oleh karena itu, perusahaan dan pemerintah tetap jalin kebersamaan. Karena menurutnya, koordinasi itu perlu diutamakan guna meningkatkan perkembangan ekonomi daerah. Apalagi kata dia, pabrik ini memiliki investasi yang sangat luar biasa dan satu satunya di wilayah Indonesia Timur.

“Saya juga sudah mengintruksikan pada Dinas Perkebunan Provinsi agar tetap jalin koordinasi dengan Pemda Dompu,” katanya.

Dia berharap agar masyarakat ikut menjaga dan mengamankan aset ini dengan baik. Pemerinta Provinsi juga siap membantu jika terjadi persoalan di wilayah lingkar pabrik. “Kami siap turun jika dibutuhkan,” pungkasnya. (jw)