Wagub NTB minta pabrik gula putih tidak pasok bahan baku dari luar daerah

Wagub NTB minta pabrik gula putih tidak pasok bahan baku dari luar daerah

Category : Berita

Sumber : http://www.berita2.com

Wagub NTB minta pabrik gula putih tidak pasok bahan baku dari luar daerah

berita-beritadotcom: Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) H. Moh. Amin mengingatkan agar opersional pabrik gula putih yang telah dibangun di Kabupaten Dompu dan akan diresmikan April mendatang tidak sampai memasok bahan baku dari luar daerah.

“Jangan sampai bahan baku didatangkan dari luar, sebab tetangga kita Nusa Tenggara Timur juga tanam tebu,” ujar Amin saat meninjau lahan tebu pada Sabtu (05/03) sekaligus mengecek kesiapan fisik pabrik gula putih yang kini telah mencapai 99% di Desa Doropeti, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu.

Pabrik gula putih milik PT. Sukses Mantap Sejahtera (SMS) tersebut rencana akan diresmikan Wakil Presiden, Jusuf Kalla pada 16 April mendatang.

Kapasitas produksi pabrik gula putih ini mencapai 5.000 ton perhari, “Ini merupakan pabrik gula terbesar di kawasan timur Indonesia,” kata Amin.

Peresmian pabrik gula tersebut dilakukan bertepatan dengan pelaksanaan kegiatan Pesona Tambora yakni, kelanjutan dari kegiatan Tambora Menyapa Dunia (TMD) peringatan 200 tahun meletusnya gunung api Tambora yang telah berlangsung April tahun lalu.

Pabrik dengan investasi sebesar Rp1,8 triliun ini telah menyiapkan lahan penanaman hampir 15 ribu hektare dan sebagian telah ditanami tebu.

Pada 2019 mendatang ditarget lahan bertambah menjadi 20 ribu hektare sehingga kapasitas produksi menjadi 8.000 ton, “Ini akan mengurangi ketergantungan terhadap impor gula sehingga pertumbuhan bisa dipertahankan,” ujar Amin.

General Manager PT SMS, Ismael Garda Sahib mengatakan, pabrik pengolahan tebu menjadi gula pasir kristal tersebut, sekaligus dirancang pembangkitkan tenaga listrik sistem boliler tenaga uap kapasitas 6 MW menggunakan ampas tebu, dan itu berlangsung saat menggiling tebu, “Pada saat tidak giling maka kita menggunakan batubara,” ujarnya.

Dikatakan Ismael, jika kelak pabrik ini sukses beroperasi maka ini akan sukses secara internasional (ys).