Menperin: Pabrik Gula NTB Atasi Ketergantungan Impor

Menperin: Pabrik Gula NTB Atasi Ketergantungan Impor

Category : Berita

sumber : http://skalanews.com/berita/

Menperin: Pabrik Gula NTB Atasi Ketergantungan Impor

Sabtu , 06 Jun 2015 08:53 WIB

 

Menperin: Pabrik Gula NTB Atasi Ketergantungan Impor , Menteri Perindustrian Saleh Husin,

Menteri Perindustrian Saleh Husin

 

Skalanews – Menteri Perindustrian Saleh Husin berharap dengan terbangunnya pabrik gula di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara dapat mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap gula impor.

"Saat ini kita mengimpor gula hampir setiap tahun 3 juta ton. Dengan adanya pembangunan pabrik gula di Dompu yang kini sedang dalam tahap penyelesaian secara bertahap bisa mengurangi gula impor itu," kata Menteri Perindustrian Saleh Husin saat mengunjungi Dekranasda NTB di Mataram, Jumat (5/6).

Dia menjelaskan, dengan keberadaan pabrik gula serta lahan tebunya itu nantinya tidak hanya fokus memproduksi gula, tetapi juga bagaimana pabrik itu mampu menyediakan gula mentah (raw sugar). Karena memang selama ini kekurangan itu ada pada pasokan gula mentah.

Gula mentah sendiri biasanya dipakai sebagai bahan baku gula industri yang diproduksi industri gula rafinasi untuk pabrik makanan-minuman.

Untuk diketahui, pembangunan pabrik gula di Kabupaten Dompu itu dibangun oleh PT Sukses Mantap Sejahtera (SMS).

Pembangunan pabrik gula dilaksanakan sejak Maret 2014. Untuk membangun proyek itu, PT SMS selaku pelaksana pembangunan menginvestasikan dana sebesar Rp1,6 triliun untuk membangun pabrik dan menyiapkan ladang petani.

Ditargetkan pabrik akan rampung dan memulai penggilingan tebu perdana pada bulan April 2016 dengan kemampuan produksi gula pasir kristal putih dari 750 ribu ton tebu setiap tahun. Tebu tersebut dihasilkan dari lahan inti milik perusahaan yang diberikan oleh pemerintah daerah seluas 5.500 hektare dengan status hak guna usaha (HGU).

Pabrik yang diberi nama Tambora Sugar Estate dirancang berkapasitas 5.000 tons cane per day (TCD) dan dapat dikembangkan menjadi 10 ribu TCD. Kehadiran pabrik gula ini untuk memenuhi kebutuhan gula nasional, khususnya di kawasan timur Indonesia.

Pabrik gula yang mampu memproduksi 750 ribu ton gula pasir per tahun itu untuk melayani kebutuhan gula pasir di kawasan timur Indonesia yang mencapai 2 juta ton/tahun.

Total luas lahan yang sudah ditanami tebu mencapai 10 ribu hektare. Bahkan, rencananya akan terus diperluas lagi dengan rencana penambahan areal mencapai 5 ribu hektare sehingga pada saat beroperasi secara penuh nanti akan menjadi 15 ribu hektare. [mad/ant]